KELAS INTENSIF
(Batch 1) Managing Generation Gap: Menjadikan perbedaan generasi sebagai kunci keberhasilan mengahadapi Era Digital
Pendaftaran kelas sudah ditutup. Tunggu batch selanjutnya. Jika anda sudah melakukan pembayaran silakan login dengan tombol berikut untuk masuk ke dalam kelas.
KUOTA
100 Peserta
PERIODE KELAS
BONUS
Konsultasi, Buku, Rekaman Kelas
BIAYA
-

Tentang Kelas

WHY?

Tahukah anda bahwa sejak tahun 2015, 1 dari 3 pekerja adalah generasi milenial? Bahkan diprediksi hingga tahun 2020, komposisi pekerja dari generasi milenial akan meningkat hingga 75%. 


Data lain yang menjadi concern adalah, ternyata 2 dari 3 (66%) dari generasi milenial berencana untuk meninggalkan tempat kerjanya saat ini dalam waktu kurang dari lima tahun. (Bahkan persentase tersebut di beberapa negara berkembang mampu mencapai angka lebih dari 70%).


Mungkin anda sebagai employer, atau HR manager juga pernah merasakan, bagaimana sulitnya memahami generasi milenial. Mereka disatu sisi merupakan anggota tim yang cerdas dan kreatif dalam bekerja, namun disisi lain, konsistensi, loyalitas, ekspektasi, ketahanan generasi 'digital natives' tersebut didunia kerja membuat employer sering mengelus elus dada.


Permasalahan yang sering timbul adalah akibar adanya perbedaan ekspektasi dan nilai (value) antar generasi yang terjadi ditempat kerja. Sebagai employer dan juga sebagai generasi milenial, penting bagi kita untuk memahami bagaimana personal values terbentuk, dan bagaimana hal tersebut berkontribusi pada terciptanya kultur perusahaan (corporate culture). Pemahaman fundamental mengenai gap antar generasi tersebut yang pada akhirnya akan membantu para employer dalam mengelola generasi milenial di dunia kerja.


Selain itu, Video kali ini juga akan mengeksplor lebih jauh tentang data mengenai, apa yang dapat membuat milenial lebih loyal diperusahaannya? apa yang mereka cari? Dan bagaimana pendapat mereka secara umum terhadap sistem birokrasi yang ada diperusahaan mereka?


HOW?

Dr. Arief Munandar, dengan pengalaman beliau dalam mengelola organisasi non-profit berbasis kepemudaan dengan ratusan anggota sejak tahun 2004, akan menjelaskan mengenai framework dan cara berpikir yang dapat diaplikasikan ditempat kerja anda. Tentunya dengan studi case yang sering ditemukan di lapangan, dan juga pemahaman akan generasi milenial - agar anda dapat memahami konteks pembahasan secara lebih menyeluruh.



WHO?

Seminar ini ditujukan khususnya untuk para eksekutif dan tim human resource departemen dari perusahaan yang ingin membangun kultur perusahaan (corporate culture) yang "millennials friendly".


Learning Objective:

  1. Understanding Millennials: Facts vs Myths
  2. How to Attract Top Millennial Talent (Alliance Principles)
  3. Leading and Collaborating with Millennials


Dengan Mengikuti Training ini maka anda juga akan mendapatkan:

  1. Konsultasi secara langsung dengan Dr. Arief Munandar, SE., ME.
  2. Executive Book Summary Premium Setiap Bulan selama SETAHUN.
  3. Rekaman Video Online Training "Managing Generation Gap" yang dapat di akses di akun anda. (tidak dapat di downloand & share)
  4. Kesempatan untuk mendapatkan buku Beyond Digital Leadership.

Dengan Total Nilai: Rp. 5.000.000,00


Pengajar:

Dr. Arief Munandar, SE., ME.

Senior Trainer & Consultant

  1. Founder & Pembina Shafa Community - Komunitas Pembelajar Islam Universalis yang beranggotakan lebih dari 175 orang Millennials
  2. Founder dan Pembina Rumah Peradaban, Program Beasiswa Kepemimpinan Mahasiswa terbaik Universitas Indonesia
  3. Founder peopleshift.id, konsultan pengembangan Human Capital Era Digital

https://www.linkedin.com/in/arief-munandar-2403b1160/


For further information:

+6285710756784

sandy@peopleshift.id


Pengajar

Dr Arief Munandar
Founder Peopleshift
Arief Munandar adalah praktisi pengembangan human capital yang berfokus pada leadership, mindsetting, dan people management. Sejak tahun 2000 berkarir di berbagai HR Consulting Firm, sebelum akhirnya mendirikan peopleshift, sebuah institusi yang menjadi mitra dalam membangun daya saing organisasi dengan menginspirasi shifting process dari human capital yang dimiliki. Beberapa klien yang pernah ditangani sepanjang karirnya: Bank BCA, Bank OCBC NISP, PT PLN (Persero), BPJS Ketenagakerjaan, PT Krakatau Steel, Bukalapak, beberapa Kementerian dan sejumlah Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota.